Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakaatuh.
Kembali lagi Bersama Dokter Math. Blog yang akan menyembuhkan kalian dari rasa keputusasaan, kegelisahan, kekecewaan,dan kebingungan...Ouhh tapi tenang sajaaaaa DokterMath akan menyembuhkan penyakit itu semua..Oleh karena itu disilah tempat salah satunya obat matematika...
Nah pasien kuu pasti kalian penasaran kan sama dokter pasti bikin kepo gtuu...Dokter memang orangnya misterius kooo tapi tenang,,Dokter pasti selalu membawa oleh-oleh yaitu resep yang membuat para pasien menjadi lebih baik dan kembali membuka wawasan cakrawala seantero dunia asik...Oke langsung saja dokter ingin membahas tentang Logika matematika yaitu Disjungsi,,Nah langsung sajaa perhatikan
Kembali lagi Bersama Dokter Math. Blog yang akan menyembuhkan kalian dari rasa keputusasaan, kegelisahan, kekecewaan,dan kebingungan...Ouhh tapi tenang sajaaaaa DokterMath akan menyembuhkan penyakit itu semua..Oleh karena itu disilah tempat salah satunya obat matematika...
Pengertian Argumen
Argumen adalah rangkaian pernyataan – pernyataan yang mempunyai ungkapan pernyataan penarikan kesimpulan (inferensi).
Argumen terdiri dari pernyataan-pernyataan yang terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok pernyataan sebelum kata ‘jadi’ yang di sebut Premis (Hipotesa) dan pernyataan setelah kata ‘jadi’ yang disebut Konklusi (Kesimpulan).
Dibawah ini diberikan beberapa contoh Argumen :
- Semua bilangan genap habis dibagi 2. (Premis)
10 adalah bilangan genap. (Premis)
Jadi, 10 habis dibagi 2. (Konklusi) - Jika malam hari turun hujan, maka lapangan bola akan basah . (Premis)
Ternyata malam hari turun hujan. (Premis)
Jadi, lapangan bola basah. (Konklusi)
Suatu argumen disebut valid jika unuk sembarang pernyataan yang disubtitusikan kepada hipotesa, jika semua hipotesa tersebut benar, maka kesimpulan juga benar.
Sebaliknya, jika semua hipotesa benar tetapi ada kesimpulan yang salah, maka argumen tersebut dikatakan tidak valid (invalid). Untuk menunjukan apakah suatu argumen valid atau tidak, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menuliskan argumen tersebut dalam bentuk simbol-simbol.
Sebaliknya, jika semua hipotesa benar tetapi ada kesimpulan yang salah, maka argumen tersebut dikatakan tidak valid (invalid). Untuk menunjukan apakah suatu argumen valid atau tidak, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menuliskan argumen tersebut dalam bentuk simbol-simbol.
Sebagai contoh perhatikan argumen berikut :
Ani ada di Bandung atau Tasikmalaya (Premis)
Ani tidak ada di Bandung (Premis)
Jadi, Ani ada di Tasikmalaya (Konklusi)
Misal :
p : Ani ada di Bandung
q : Ani ada di Tasikmalaya
Maka argumen diatas mempunyai simbol sebagai berikut :
p v q
~P
\ q
Ani tidak ada di Bandung (Premis)
Jadi, Ani ada di Tasikmalaya (Konklusi)
Misal :
p : Ani ada di Bandung
q : Ani ada di Tasikmalaya
Maka argumen diatas mempunyai simbol sebagai berikut :
p v q
~P
\ q
Mungkin itu saja resep DokterMath semoga bisa menyembukan kalian ...Jika kalian butuh obat jangan kemana mana tinggal ke DokterMath..Bye Bye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar