Rabu, 24 Juli 2019

Koneksi Matematika

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Kembali lagi Bersama Dokter Math. Blog yang akan menyembuhkan kalian dari rasa keputusasaan, kegelisahan, kekecewaan,dan kebingungan...Ouhh tapi tenang sajaaaaa DokterMath akan menyembuhkan penyakit itu semua..Oleh karena itu disilah tempat salah satunya obat matematika...


Nah pasien kuu pasti kalian penasaran kan sama dokter pasti bikin kepo gtuu...Dokter memang orangnya misterius kooo tapi tenang,,Dokter pasti selalu membawa oleh-oleh yaitu resep yang membuat para pasien menjadi lebih baik dan kembali membuka wawasan cakrawala seantero dunia asik...Oke langsung saja dokter ingin membahas tentang Koneksi Matematika,,Nah langsung sajaa perhatikan yaa bye beh.





     # Pengertian Koneksi Matematika
Koneksi Matematika adalah kemampuan seseorang untuk mengaitkan antartopik dalam matematika, mengaitkan matematika dengan ilmu lain, dan dengan kehidupan ini disebut kemampuan koneksi matematis. Sesuai dengan pendapat Mikovch dan Monroe (dalam Ruspiani, 2000), ‘ In mathematics, at least three kinds of connections are particularly beneficial: connection within mathematics, across the curriculum, and with real word contexts.
# Tujuan dan Manfaat Koneksi Matematika

Menurut Sumarmo (Setiawan, 2009:17) mengemukakan bahwa koneksi matematika di sekolah bertujuan untuk :
1. Memperluas wawasan pengetahuan siswa.
2. Memandang matematika sebagai suatu kesatuan dan bukan sebagai materi yang berdiri sendiri.
3. Mengenali relevansi matematika baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Sedangkan manfaat koneksi matematika yaitu :
1. Suatu topik dapat diciptakan dengan topik lain, dengan cara mengembangkan lebih lanjut atau menggunakan pada topik lain, misalnya : bilangan dapat digunakan dalam pengukuran panjang sehingga panjang dua buah benda atau lebih dapat dijumlahkan.
2. Topik – topik pada bidang kajian lain dapat disusun berdasarkan teori matematika tertentu, misalnya : matematika ekonomi atau matematika teknik.
3. Koneksi atau keterkaitan matematika dalam kehidupan sehari – hari dapat berbentuk pemecahan masalah sehari – hari matematika. Contoh sederhana : tugas polisi diperempatan jalan sangat membantu polisi dengan hadirnya lampu stopan diperempatan jalan, lampu tersebut menggunakan teori logika matematika. Contoh lain : dengan munculnya geomerti transformasi dan geometri praktal sebagai koneksi matematika dengan kehidupan sehari – hari maka pekerjaan membatik dan menyulam menjadi pekerjaan yang sederhana.

      #    Peran Koneksi Matematika dalam Pembelajaran Matematika

Bell (1978: 145) menyatakan bahwa tidak hanya koneksi matematik yang penting namun kesadaran perlunya koneksi dalam belajar matematika juga penting. Apabila ditelaah tidak ada topik dalam matematika yang berdiri sendiri tanpa adanya koneksi dengan topik lainnya. Koneksi antar topik dalam matematika dapat difahami anak apabila anak mengalami pembelajaran yang melatih kemampuan koneksinya, salah satunya adalah melalui pembelajaran yang bermakna. Koneksi diantara proses-proses dan konsep-konsep dalam matematika merupakan objek abstrak artinya koneksi ini terjadi dalam pikiran siswa, misalkan siswa menggunakan pikirannya pada saat menkoneksikan antara simbol dengan representasinya (Hodgson, 1995: 14). Dengan koneksi matematik maka pelajaran matematika terasa menjadi lebih bermakna.


       #    Indikator Kemampuan Koneksi Matematika
NCTM (Ulep dkk. 2000 : 291) menguraikan indikator koneksi matematika yaitu:
1. Saling menghubungkan berbagai representasi dari konsep – konsep suatu prosedur.
2. Menyadari antar topik dalam matematika.
3. Menggunakan matematika dalam kehidupan sehari – hari.
4. Menggunakan ide – ide matematika untuk menggunakan ide – ide matematika lain lebih jauh.
5. Menyadari representasi yang ekuivalen dari konsep yang sama.
Kemampuan-kemampuan yang diharapkan setelah siswa mendapatkan pembelajaran yang menekankan aspek koneksi matematik adalah sebagai berikut :
1. Siswa dapat menggunakan koneksi antar topic matematika
2. Siswa dapat menggunakan koneksi antara matematika dengan disiplin ilmu lain
3. Siswa dapat mengenali representasi ekuivalen dari konsep yang sama
4. Siswa dapat menggunakan ide-ide matematika untuk memperluas pemahaman tentang ide-ide matematika lain
5. Siswa dapat menerapkan pemikiran dan pemodelan matematika untuk menyelesaikan masalah yang muncul pada disiplin ilmu lain.
6. Siswa dapat mengeksplorasi masalah dan menjelaskan hasilnya dengan grafik numeric, fisik, aljabar, dan model matematika verbal atau representasi.

      #    Koneksi Matematika dalam Penyelesaian Masalah Matematika

Penyelesaian masalah matematika merupakan kegiatan siswa yang membangun koneksi matematis siswa, hal ini terjadi karena dalam menyelesaikan masalah matematika siswa harus mempunyai kemampuan menemukan keterkaitan konsep atau teorema yang digunakan untuk menentukan penyelesaian suatu soal, kemampuan ini dikatakan koneksi matematika.


Mungkin itu saja resep DokterMath semoga bisa menyembukan kalian ...Jika kalian butuh obat jangan kemana mana tinggal ke DokterMath..Bye Bye


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aspek-aspek Perkembangan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Kembali lagi Bersama Dokter Math. Blog yang akan menyembuhkan kalian dari rasa keputusa...